Bagaimana Menjadi Orang Tua yang Lebih Baik

Bagaimana Menjadi Orang Tua yang Lebih Baik

Bagaimana Menjadi Orang Tua yang Lebih Baik – Setelah menikah, berkeluarga dan menjadi ayah atau bunda tentunya setiap orang ingin menjadi orang tua terbaik untuk anak-anak mereka.

Hal ini dapat terwujud dengan bantuan dan kerja sama antar pasangan. Berbicaralah kepada pasangan untuk saling membantu mengasuh anak.

Baik sang suami maupun istri, keduanya mempunyai peran yang sama dalam pengasuhan anak. Baik dan buruk perilaku anak juga di pengaruhi oleh apa yang selalu dia lihat dalam keluarganya khususnya perlakuan orang tua kepada satu sama lain. Bagaimana Menjadi Orang Tua yang Lebih Baik tentu saja Pasangan suami istri di harapkan mampu menahan diri ketika suatu saat marah pada pasangan atau anak.

Hal-hal yang dapat di praktekkan untuk menjadi orang tua yang lebih baik antara lain adalah:

Mendengarkan anak yang sedang berbicara, menatap wajahnya dan memberikan senyuman. Hal ini dapat membuat anak merasa di hargai dan di cintai.

Membelai rambut anak atau mengusap kepalanya.
Anak terkadang bersikap manja kepada orang tuanya. Hal itu sangat wajar karna anak mengharapkan kasih sayang yang penuh dari orang tuanya sendiri. Dengan membelai atau mengusap kepala anak, akan menunjukkan betapa anda sebagai orang tua sangat menyayangi anak anda dan hal ini juga akan menumbuhkan kepercayaan diri sang anak bahwa dia mempunyai orang yang dapat di andalkan dan tempat untuk bersandar.

Contoh lainnya adalah dengan memeluk anak sambil berkata, “bunda sayang kamu, nak.”
Tidak hanya tindakan, ucapan seperti ini juga akan membuat anak merasa dia begitu di sayangi dan menjadikan anak lebih percaya diri.

Menahan diri ketika ingin memukul, menjewer maupun mencubit anak.
Anak-anak dengan dunianya dan sikap nya yang masih polos tentu saja mereka akan sering melakukan kesalahan maupun kenakalan seperti anak seusianya. Hal ini menjadi ujian yang cukup kompleks untuk orang tua agar dapat menahan dirinya untuk tidak melakukan kekerasan dengan menjewer maupun memukul anak.

Meskipun hal ini di lakukan untuk mendisiplinkan anak, namun apapun yang bernama kekerasan fisik sebaiknya di hindari. Karna di khawatirkan hal ini akan membuat anak trauma dan bukannya hormat pada anda malah anak menjadi takut. Bukan takut kepada anda melainkan pada hukuman yang akan dia terima bila dia melakukan kesalahan.

Ayah pun dapat melakukan tugas sederhana dalam pengasuhan anak sehari-hari, seperti:

Ayah menemani anak makan, bercerita kepada anak sebelum tidur ataupun menemani anak bermain saat Bunda sedang melakukan pekerjaan rumah.

Sebagai orang tua, layaknya anda menyayangi anak-anak dan terus selalu mencoba menjadi orang tua terbaik untuk anak anda. Selain dia adalah buah cinta anda dengan pasangan, selalu ingatlah bahwa anak juga adalah titipan Tuhan yang wajib anda jaga sebaik-baiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*